RSS

INDIKATOR MUTU PENDIDIKAN

Dewasa ini dunia Pendidikan, banyak dituntut oleh pelanggan internal maupun eksternal untuk meningkatkan mutu. Dengan adanya tuntutan tersebut maka M.N. Nasution mendefinisikan delapan dimensi  yang dapat digunakan untuk menganalisis karakteristik kualitas produk. Kedelapan dimensi, diantaranya:

1. Kinerja (Performance)

Yaitu: berkaitan dengan aspek fungsional dari produk dan merupakan karakteristik utama yang dipertimbangkan pelanggan ketika ingin membeli suatu produk yakni karakteristik pokok dari produk inti. Read the rest of this entry »

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 6, 2012 in Indikator Mutu, tolok ukur

 

Tag: , , , ,

OTONOMI PENDIDIKAN: CIRI – CIRI SEKOLAH YANG MELAKSANAKAN “MBS”

Adanya otonomi Pendidikan pada saat ini, merupakan kesempatan besar bagi sekolah – sekolah untuk mengelola dan mengembangkan sekolah masing – masing. Berikut merupakan ciri – ciri sekolah yang melaksanakan MBS, dimulai dari:

  1. Organisasi Sekolah, mempunyai ciri: (1) menyediakan manajemen/kepemimpinan transformasional dalam mencapai tujuan sekolah, (2) Menyusun rencana sekolah dan merumuskan kebijakan untuk sekolahnya sendiri, (3) Mengelola kegiatan operasional sekolah, (4) Menjamin adanya komunikasi yang efektif antara sekoah dan masyarakat, (5) Menggerakkan Partisipasi Masyarakat, (6) Menjamin terpeliharanya sekolah yang bertanggungjawab kepada masyarakat dan sekolah. Read the rest of this entry »
 
 

Tag: , , ,

Implementasi + Manajemen Kelas = Mutu Pendidikan

BAB I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sumber Daya Manusia dalam aspek pendidikan merupakan unsure yang sangat penting. Potensi dari Sumber Daya Manusia pada era modern ini mempunyai daya saing yang sangat tinggi dan teruji. Selanjutnya, daya saing pada Sumber Daya Manusia ini tidak hanya dari aspek IQ saja akan tetapi dari sikap dan moralitas kepercayaan pada Tuhannya yaitu EQ dan SQ. Selain itu untuk membentuk watak anak dari kecil sampai duduk dibangku sekolah merupakan Tugas utama dari orang tua sehingga anak dapat berkembang sesuai dengan harapan.

Sekolah merupakan suatu lembaga formal yang mendidik dan mengajarkan peserta didik hal kehidupan salah satunya tentang nilai kehidupan. Nilai kehidupan sangat berkaitan dengan sikap, perilaku, dan tingkah laku peserta didik. Kemudian, sekolah mempunyai peraturan atau tata tertib yang harus di patuhi oleh seluruh warga sekolah. Dengan adanya ketaatan pada peraturan sekolah, makan tujuan dari sekolah dapat berjalan dengan baik dan lancar. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 5, 2012 in Disiplin, Manajemen Kelas

 

MMT (Manajemen Mutu Terpadu)

APA ITU MMT??

A. Landasan Filosofi Manajemen Mutu Terpadu

Mutu, khususnya dalam konteks Total Quality Management (TQM) adalah hal yanga berbeda. Mutu merupakan sebuah filosofi dan metodologi yang emembantu konstitusi untuk merencanakan perubahan dan mengatur agenda dalam mengahadapi tekenana – tekanan eksternal yang berlabihan.

Terdapat beberapa Filososfi Mutu Kinerja :

  1. Setiap pekerjaan menghasilkan  barang dan/atau jasa.
  2. Barang dan jasa itu diproduksi karena ada yang  memerlukan.
  3. Orang-orang yang memerlukan barang/jasa itu disebut pelanggan.
  4. Barang dan/atau jasa itu merupakan sesuatu yang dibutuhkan oleh pelanggannya.
  5. Barang atau jasa itu harus dibuat sedemikian rupa agar dapat memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggannya.
  6. Barang atau jasa itu disebut bermutu bila dapat meme-nuhi atau melebihi kebutuhan dan harapan pelanggannya. Read the rest of this entry »
 
 

KERJASAMA SEKOLAH DAN MASYARAKAT

Menurut M. Ngalim Purwanto, hubungan kerjasama sekolah dengan masyarakat digolongkan menjadi tiga jenis hubungan, diantaranya:

A.    Hubungan Edukatif

Hubungan edukutif adalah hubungan kerja sama antara sekolah dengan masyarakat dalam hal mendidikan siswa serta antara guru disekolah dan orang tua didalam keluarga. Hubungan ini dimaksudkan agar tidak terjadi perbedaan prinsip atau bahkan pertentangan yang dapat mengakibatkan keraguan pendirian dan sikap pada diri anak. Selain itu kerja sama dalam berusaha memenuhi fasilitas – fasilitas yang diperlukan untuk belajar disekolah maupun dirumah dalam memecahkan masalah – masalah yang menyangkut kesulitan belajar ataupun kenakalan remaja. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 4, 2012 in Tentang MBS

 

Bagaimana Menerapkan MBS?

Penulisan penerapan MBS ini merupakan pemenuhan tugas. Selanjutnya, penerapan MBS sebagai salah satu model manajemen strategik dalam sistem pengelolaan pendidikan dengan tujuan untuk mencapai peningkatan mutu pendidikan yang berstandar maka terdapat beberapa langkah strategis yang perlu sekolah lakukan: Read the rest of this entry »

 

IMPLEMENTASI MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) DI INDONESIA

Implementasi MBS dalam dunia pendidikan di Indonesia mempunyai beberapa tujuan  diantaranya:

  1. Meningkatkan mutu keputusan untuk mencapai tujuan.
  2. Mencapai mutu quality dan relevansi pendidikan yang setinggi-tingginya, dengan tolok ukur penilaian pada hasil output dan outcome bukan pada metodologi atau prosesnya. Mutu dan relevansi ada yang memandangnya sebagai satu kesatuan substansi, artinya hasil pendidikan yang bermutu sekaligus yang relevan dengan berbagai kebutuhan dan konteksnya. Read the rest of this entry »
 

Tag: , , ,