RSS

INDIKATOR MUTU PENDIDIKAN

06 Jun

Dewasa ini dunia Pendidikan, banyak dituntut oleh pelanggan internal maupun eksternal untuk meningkatkan mutu. Dengan adanya tuntutan tersebut maka M.N. Nasution mendefinisikan delapan dimensi  yang dapat digunakan untuk menganalisis karakteristik kualitas produk. Kedelapan dimensi, diantaranya:

1. Kinerja (Performance)

Yaitu: berkaitan dengan aspek fungsional dari produk dan merupakan karakteristik utama yang dipertimbangkan pelanggan ketika ingin membeli suatu produk yakni karakteristik pokok dari produk inti.

2. Features

Yaitu: Merupakan aspek kedua dari performance yang menambah fungsi dasar serta berkaitan dengan pilihan – pilihan dan pengembangannya , yaitu ciri – ciri tambahan atau karakteristik perlengkapan.

3. Kendala (Reability),

yaitu berkaitan dengan kemungkinan suatu produk yang berfungsi secara berhasil daam periode waktu waktu tertentu dibawah kondisi tertentu. Dengan demikian, kendala merupakan karakteristik yang merefleksikan kemungkinan tingkat keberhasilan dalam penggunaan suatu produk.

4. Conformance

Yaitu berkaitan dengan tingkat kesesuaian produk terhadap spesifikasi yang telah ditetapkan sebelumnya berdasarkan keinginan pelanggan.

5. Daya Tahan (Durability)

Yaitu berkaitan dengan berapa lama produk tersebut dapat terus digunakan.

6. Serviceability

Merupakan karakteristik yang berkaitan dengan kesopanan, kompetensi, kemudahan, serta penanganan keluhan yang memuaskan.

4. Estetika

Yaitu: merupakan karakteristik mengenai keindahan yang bersifat subjektif sehingga berkaitan dengan pertimbangan pribadi dan refleksi dari preferensi atau pilihan individul.

5. Kualitas yang dipresepsikan (perceived quality)

Yaitu: karakteristik yang berkaitan dengan reputasi (brandname, image)

Adapun indikator yang menjadi tolok ukur mutu pendidikan yaitu hasil akhir pendidikan. Hasil tersebut yang menjadi titik tolak pengukuran pendidikan suatu lembaga pendidikan, diantaranya: tes tulis, proses pendidikan, daftar absen, dll.

Daftar Pustaka:

M.N. Nasution.(2000) Manajemen Mutu Terpadu. Jakarta: Ghalia Indonesia

Umiarso & Imam Gojali.(2010)Manajemen Mutu Sekolah.Jogjakarta: Ircisod.

About these ads
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 6, 2012 in Indikator Mutu, tolok ukur

 

Tag: , , , ,

One response to “INDIKATOR MUTU PENDIDIKAN

  1. Nashrullah AS

    Juni 6, 2012 at 10:27 pm

    mantaphhh,,,,,,,

     

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: